Kesehatan – Sakit Gigi Bisa Sebabkan Penyakit Kronis

Sakit Gigi Bisa Sebabkan Penyakit Kronis  Jangan remehkan gigi yang sakit. Biasanya, orang akan mendatangi dokter gigi ketika merasakan nyeri pada giginya. Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hassanudin Makassar, Mansyur Nasir, mengungkapkan pentingnya pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut sejak dini pada anak-anak. Pemeriksaan tiap enam bulan, kata Mansyur, menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Letak gigi yang tersembunyi menjadikan orang tidak peduli pada bagian tubuh yang satu itu. Belum banyak masyarakat yang memiliki kesadaran untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulut secara rutin. “Dampak yang selalu dipikirkan orang selama ini hanya dampak sosial ketika gigi terasa sakit. Misalnya, gigi berlubang atau copot,” kata Mansyur di acara pemeriksaan gigi massal yang dilaksanakan oleh Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unhas, bekerja sama dengan Pepsodent. Acara ini dalam rangka Bulan Kesehatan Gigi Nasional di Makassar yang dilaksanakan 17-19 September 2012. Baca lebih lanjut

Iklan

Sekilas Info Tentang Tanaman Labu Kuning

LABU KUNING

Tanaman labu kuning merupakan suatu jenis tanaman sayuran menjalar dari famili Cucurbitaceae, yang tergolong dalam jenis tanaman semusim yang setelah berbuah akan langsung mati. Tanaman labu kuning ini telah banyak dibudidayakan di negara-negara Afrika, Amerika, India, dan Cina. Tanaman ini dapat tumbuh di dataran rendah maupun tinggi. Adapun ketinggian tempat yang ideal adalah antara 0 m — 1.500 m di atas permukaan laut (dpl.).

A. Tanaman Labu Kuning
Di Indonesia, sudah banyak ditanam labu kuning varietas lokal dari berbagai jenis, seperti misalnya dari jenis bokor (cerme), kelenting, dan ular. Selain itu, terdapat pula varietas yang merupakan introduksi dari beberapa negara, seperti Taiwan, Australia, Jepang, dan Amerika.
Batang labu kuning menjalar cukup kuat, bercabang banyak, berbulu agak tajam, dengan panjang batang yang mencapai 5 m — 10 m. Daun labu kuning berwarna hijau keabu-abuan, lebar dengan garis tengah mencapai 20 cm, menyirih, ujung agak runcing, tulang daun tampak jelas, berbulu agak halus dan agak lembek sehingga bila terkena sinar matahari akan menjadi layu. Letak daun labu kuning ini berselang-seling antar batang dengan panjang tangkai daun antara 15 cm — 20 cm.
Bunga labu kuning berbentuk lonceng dan berwarna kuning. Dalam satu rumpun terdapat bunga jantan dan betina. Tanaman tabu kuning mulai berbunga setelah berumur 1 — 1,5 bulan.
B. Buah Labu Kuning
Buah labu kuning atau yang sering disebut dengan waluh (Jawa Tengah), labu parang (Jawa Barat), ataupun pumpkin (Inggris), merupakan salah satu sayuran yang mempunyai bentuk bulat sampai lonjong dan berwarna kuning kemerahan. Pada bagian tengah buah labu kuning tersebut, terdapat biji yang diselimuti lendir dan serat. Biji ini berbentuk pipih dengan kedua ujungnya yang meruncing.

Daun Afrika Selatan Obat Mujarab

Bagi kebanyakan kita nama Daun Afrika Selatan tentu agak asing. Di Indonesia Daun Afrika Selatan (South Africa Leaf) memang belum terlalu memasyarakat. Hanya golongan tertentu saja yang sudah sangat familiar dengan tanaman ini.

Penamaan Daun Afrika Selatan sendiri juga tidak jelas, mengapa dinamakan demikian dan siapa yang menamakannya. Nama latin Daun Afrika Selatan juga masih belum ditemukan. Belum ada literature atau Jurnal Akademik yang menulis tentang tumbuhan ini.

Di Cina Daun Afrika Selatan ternyata sudah sejak dulu dikenal oleh masyarakat sebagai tanaman obat yang sangat mujarab. Mereka menyebutnya Nan Fei Shu. Di sebagian daratan Cina ada yang menyebut Nan Hui Ye.  Konon tanaman ini dahulu digunakan oleh kalangan petinggi di lingkungan kekaisaran Cina sebagai obat untuk berbagai penyakit. Sehingga para petinggi pada masa kekaisaran Cina banyak yang menanam Nan Fei Shu di halaman belakang rumah.

Di Asia Tenggara sendiri, terutama di Malaysia dan Singapura, Daun Afrika Selatan sudah banyak sekali digunakan. Sebagian masyarakat Malaysia menyebutnya dengan  “Daun Kupu kupu” (butterfly leave) Kegunaan yang paling menonjol adalah untuk pengobatan diabetes, hipertensi, mengurangi kolesterol jahat, asam urat, pengerasan hati bahkan kanker hati dan pembuangan racun dari tubuh (detoksifikasi). Baca lebih lanjut

Khasiat Buah Mahkota Dewa

imagesTanaman mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) dikenali sebagai salah satu tanaman ubat. Berasal dari Irian Jaya, Indonesia. Tanaman ini biasanya ditanam di halaman sebagai teduh. Saiz tanaman ini tidak terlalu besar dan tinggi boleh mencapai hingga 3 meter. Buah tumbuh pada batang dan cabang-cabang pohon dengan batang yang sangat pendek sekali. Sepertinya melekat pada batang atau ranting. Warna buah merah, sedikit bulat dan mempunyai saiz kepala tangan anak bayi.

Biasanya ubat ini digunakan sebagai sebahagian dari buah. Buah digunakan untuk mengubati pelbagai penyakit, mulai dari penyakit ringan seperti gatal, nyeri, atau flu, untuk penyakit serius seperti kanser, diabetes, serangan jantung, dan lain-lain.
Baca lebih lanjut

Khasiat dan Kandungan Sayur Bayam

kandungan gizi dan manfaat sayur bayamKalau membicarakan sayur bayam, mengingatkan saya akan tokoh kartun pelaut Popeye. Bayam diceritakan menjadi sumber kekuatan bagi Popeye. Jika Popeye memakan bayam, maka otot-ototnya menjadi besar dan kokoh, serta memiliki kekuatan untuk mengalahkan musuhnya.
Jika melihat film tersebut, mungkin anda akan bilang “ah itu kan cuma film kartun saja”. Tapi, pada kenyataannya sayur bayam memang memiliki kandungan besi yang relatif tinggi bila dibandingkan dengan sayuran lain. Besi yang merupakan penyusun sitokrom (protein yang terlibat dalam fotosintesis) sangat berguna bagi penderita Anemia.
Sayur bayam memiliki kandungan serat yang tinggi. Serat pada bayam mampu mengatur metabolisme karbohidrat pada tubuh yang menjaga kadar gula darah pada tubuh setelah makan. Bayam juga mengandung betakaroten dan vitamin C yang merupakan anti-oksidan yang baik. Selain itu, sayur bayam juga mengandung asam folat, zat besi dan seng. Baca lebih lanjut

Khasiat dan Manfaat Jeruk Nipis

manfaat dan khasiat buah jeruk nipisJeruk nipis, atau di beberapa daerah disebut juga jeruk limau, memang cukup dikenal di Indoenesia. Meski memiliki rasa asam dan kecut, namun jeruk ini juga memiliki aroma yang dapat meningkatkan nafsu makan. Di beberapa daerah, jeruk nipis digunakan untuk campuran sambal, sayur, bahkan di daerah kalimantan selatan jeruk nipis sangat populer untuk soto, bakso dan mie ayam.
Ternyata, selain sekedar digunakan untuk dikonsumsi dan aroma makanan, jeruk nipis memiki banyak manfaat dan khasiat. Sebagian besar manfaatnya diperoleh dengan penggunaan jeruk nipis secara tradisional. Lalu apa saja khasiat dan manfaat buah jeruk nipis itu?
Jeruk Nipis Berkhasiat Melebatkan Rambut
Jeruk nipis ternyata digunakan sejak dahulu kala untuk melebatkan rambut. Caranya adalah dengan meramu jeruk nipis secara tradisional dengan bahan-bahan lainnya. Baca lebih lanjut

Buah Plum, Pencegah Osteoporosis

Buah-plum

Banyak cara yang dapat dilakukan oleh para wanita dewasa untuk mencegah terjadinya osteoporosis atau pengeroposan tulang. Di antara mereka, ada yang rutin melakukan latihan, meminum susu tinggi kandungan kalsium, menggunakan suplemen, atau pun melakukan diet khusus.

Tetapi kini ada cara yang lebih simpel dan mungkin perlu dipertimbangkan. Cara tersebut yaitu mengonsumsi buah plum. Menurut penelitian terbaru, para wanita yang rutin mengonsumsi buah plum tampaknya bisa memperoleh manfaat untuk kesehatan tulangnya. Plum yang juga dikenal memiliki senyawa anti-kanker ini ternyata dapat meningkatkan kepadatan tulang dan menurunkan risiko terkena osteoporosis.
Para ahli dari Florida State and Oklahoma State University melakukan percobaan dengan melibatkan 100 wanita pascamenopouse. Sebanyak 55 wanita diminta untuk mengkonsumsi 100 gram plum setiap hari selama 12 bulan, sementara sisanya diminta mengkonsumsi 45 gram apel kering sebagai pengganti plum. Setiap hari, peserta juga menerima suplemen mengandung 500 mg kalsium dan vitamin D sebanyak 400IU.
Hasil analisis menunjukkan bahwa, wanita yang mengkonsumsi plum memilki kepadatan tulang lebih tinggi pada bagian ulna (tulang lengan) dan tulang belakang dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi apel.
Salah satu peneliti, dr. Bahram Arjmandi percaya, mengkonsumsi plum dapat membantu menekan laju resorpsi (kerusakan) tulang, yang biasanya melebihi laju pertumbuhan tulang baru pada orang tua.
“Selama saya berkarir, saya telah menguji beberapa buah, termasuk di antaranya buah ara, kurma, stroberi, dan kismis, dan tidak satupun dari buah-buahan tersebut memiliki efek kepadatan tulang, tetapi plum kering atau plum memilikinya (efek kepadatan tulang),” ujarnya.

Ilmuwan, yang temuannya dipublikasikan dalam British Journal of Noutrition, menggambarkan efek dari plum unutk kesehatan tulang sebagai hal yang luar biasa.