Obat Tumor dengan Manfaat Daun Sirsak

images00Tanaman obat sangat bermanfaat untuk dunis kesehatan. Bahan yang alami dan aman, banyak yang menjadikan tanaman obat sebagai solusi penyembuhan dibandingkan dengan obat-obat kimia. Penelitian akan tanaman obatpun terus berkembang, salah satunya adalah Daun Sirsak yang dipercaya dapat sebagai Obat Tumor dan kanker.

National Cancer Institut pada tahun 1976 menyatakan batang dan daun sirsak berfungsi untuk menyerang dan menghancurkan sel-sel kanker. Penelitian yang dilakukan di Korea menemukan dalam sirsak ada satu sel senyawa kimia yang berperan selektif membunuh sel kanker usus besar dan 1000 kali lebih efektif sebagai obat kemoterapi. Baca lebih lanjut

Iklan

Jagung Bisa Jadi Obat Jantung dan Otak

unduhanTim ilmuwan dari Kanada dan Australia berhasil menumbuhkan obat penyakit genetik langka di dalam tanaman jagung. Terobosan baru di bidang kesehatan ini menawarkan cara lebih murah untuk menggeser pengobatan berbiaya tinggi yang menelan ratusan ribu dolar per tahun untuk setiap pasien.

Langkah ini juga menandai hal baru di bidang pertanian molekuler. Kelak, obat hasil rekayasa bioteknologi yang kompleks dapat diproduksi secara massal di dalam tubuh tanaman ketimbang dibikin pabrik. Baca lebih lanjut

Kesehatan – Sakit Gigi Bisa Sebabkan Penyakit Kronis

Sakit Gigi Bisa Sebabkan Penyakit Kronis  Jangan remehkan gigi yang sakit. Biasanya, orang akan mendatangi dokter gigi ketika merasakan nyeri pada giginya. Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hassanudin Makassar, Mansyur Nasir, mengungkapkan pentingnya pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut sejak dini pada anak-anak. Pemeriksaan tiap enam bulan, kata Mansyur, menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Letak gigi yang tersembunyi menjadikan orang tidak peduli pada bagian tubuh yang satu itu. Belum banyak masyarakat yang memiliki kesadaran untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulut secara rutin. “Dampak yang selalu dipikirkan orang selama ini hanya dampak sosial ketika gigi terasa sakit. Misalnya, gigi berlubang atau copot,” kata Mansyur di acara pemeriksaan gigi massal yang dilaksanakan oleh Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unhas, bekerja sama dengan Pepsodent. Acara ini dalam rangka Bulan Kesehatan Gigi Nasional di Makassar yang dilaksanakan 17-19 September 2012. Baca lebih lanjut

Sekilas Info Tentang Tanaman Labu Kuning

LABU KUNING

Tanaman labu kuning merupakan suatu jenis tanaman sayuran menjalar dari famili Cucurbitaceae, yang tergolong dalam jenis tanaman semusim yang setelah berbuah akan langsung mati. Tanaman labu kuning ini telah banyak dibudidayakan di negara-negara Afrika, Amerika, India, dan Cina. Tanaman ini dapat tumbuh di dataran rendah maupun tinggi. Adapun ketinggian tempat yang ideal adalah antara 0 m — 1.500 m di atas permukaan laut (dpl.).

A. Tanaman Labu Kuning
Di Indonesia, sudah banyak ditanam labu kuning varietas lokal dari berbagai jenis, seperti misalnya dari jenis bokor (cerme), kelenting, dan ular. Selain itu, terdapat pula varietas yang merupakan introduksi dari beberapa negara, seperti Taiwan, Australia, Jepang, dan Amerika.
Batang labu kuning menjalar cukup kuat, bercabang banyak, berbulu agak tajam, dengan panjang batang yang mencapai 5 m — 10 m. Daun labu kuning berwarna hijau keabu-abuan, lebar dengan garis tengah mencapai 20 cm, menyirih, ujung agak runcing, tulang daun tampak jelas, berbulu agak halus dan agak lembek sehingga bila terkena sinar matahari akan menjadi layu. Letak daun labu kuning ini berselang-seling antar batang dengan panjang tangkai daun antara 15 cm — 20 cm.
Bunga labu kuning berbentuk lonceng dan berwarna kuning. Dalam satu rumpun terdapat bunga jantan dan betina. Tanaman tabu kuning mulai berbunga setelah berumur 1 — 1,5 bulan.
B. Buah Labu Kuning
Buah labu kuning atau yang sering disebut dengan waluh (Jawa Tengah), labu parang (Jawa Barat), ataupun pumpkin (Inggris), merupakan salah satu sayuran yang mempunyai bentuk bulat sampai lonjong dan berwarna kuning kemerahan. Pada bagian tengah buah labu kuning tersebut, terdapat biji yang diselimuti lendir dan serat. Biji ini berbentuk pipih dengan kedua ujungnya yang meruncing.

Nangka, Buang Getahnya Ambil Manfaatnya

f0a243829e657c68660583edadbf7612_1

“Kau yang makan buahnya, aku yang dapat getahnya”. Ya, itu sepenggal lagu dangdut yang megurai cinta penuh konflik. Disini seorang yang ‘tertipu cinta’ digambarkan sebagai orang yang terkena getah nangka.

Nangka. Buah ini memang sangat akrab bagi masyarakat Indonesia. Di Yogyakarta nangka dibuat makanan terkenal, gudeg. Bagi umumnya masyarakat Minangkabau dan rata-rata Rumah Makan Padang, nangka menjadi sayuran utama.

Nangka terutama dipanen buahnya. “Daging buah” yang matang seringkali dimakan dalam keadaan segar, dicampur dalam es, dihaluskan menjadi minuman (jus), atau diolah menjadi aneka jenis makanan daerah: dodol nangka, kolak nangka, selai nangka, nangka-goreng-tepung, keripik nangka, dan lain-lain.

Nangka juga digunakan sebagai pengharum es krim dan minuman, dijadikan madu-nangka, konsentrat atau tepung. Biji nangka, dikenal sebagai “beton”, dapat direbus dan dimakan sebagai sumber karbohidrat tambahan.

Makan buah nangka memang cukup nikmat. Teksturnya yang lembut, wangi, dan rasa manisnya begituterasa. Buah ini juga cocok dijadikan campuran olahan makanan dan minuman. Mau ditambahkan pada puding, dibuat jus, atau dicampurkan pada es dawet, bisa menggugah selera.

Ternyata, buah nagka kaya khasiat. Setidaknya ada enam manfaat yang bisa diperoleh dengan makan buah ini. Inilah manfaat nangka bagi kesehatan: Baca lebih lanjut

TEKNOLOGI PENGOLAHAN SUKUN

Sukun            Sukun (Artocarpus communis) merupakan tanaman buah sejenis nangka yang ditanam petani sebagai tanaman pekarangan. Dapat ditanam hampit di segala jenis tanah, mampu tumbuh pada ketinggian 600-1500 m dari permukaan laut, suhu 20 –  40 0 C, kelembaban 70 – 90 % dan curah hujan 200 – 300 mm/tahun.

Sejak pemerintahan menggalakkan diversifikasi pangan, pemanfaatan buah sukun sebagai bahan pangan semakin penting. Setiap 100 gram buah sukun yang sudah tua mengandung karbohidrat 28,2 gram, jika sudah diolah menjadi tepung sukun, kandungan karbohidrat menjadi 84,03 gram.

Bentuk tepung merupakan produk setengah jadi sebagai bahan baku utama dalam diversifikasi pangan dan memiliki keunggulan antara lain : lebih mudah dicampur, dibentuk dan lebih cepat masak menjadi berbagai bentuk produk olahan serta lebih tahan lama disimpan.

Buah sukun mengandung kadar phenol yang menyebabkan timbulnya pencolakatan saat pengupasan. Karena itu, diperlukan perlakuan tertentu seperti pemblansingan  untuk menginaktifkan enzim phenolase. Sifat morfologis buah sukun yang mempengaruhi rendemen tepung sukun adalah tebal kulit saat pengupasan dan daging buah bagian tengah.

Sentra produksi buah sukun di indonesia antara lain : Sukabumi (Jabar), Cilacap, Purworejo dam Kulonrogo (Jateng),  Kediri (Jatim), Bali dan Bone (Sulawesi Selatan). Baca lebih lanjut