IPTEK – Sabun dan Kosmetik Bisa Bikin Gemuk

gal57007887
Bukti-bukti baru menunjukkan, obesitas atau kegemukan bisa terjadi bukan semata karena faktor makanan, tetapi juga akibat produk harian yang biasa Anda pakai seperti shampo, sabun dan kosmetik.
Para dokter di Mount Sinai Medical Center, New York, mengklaim penyebabnya adalah phthalates, zat kimia yang terdapat di 70% produk kosmetik dan sabun pembersih. Zat itu disinyalir menggangu hormon pengontrol berat tubuh alami.
Terpapar phthalates dalam jumlah tinggi sehari-hari bisa mengakibatkan obesitas pada anak-anak. Baca lebih lanjut
Iklan

KERUPUK TINGGI KALSIUM: PERBAIKAN NILAI TAMBAH LIMBAH CANGKANG KERANG HIJAU MELALUI APLIKASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA

KERANG

Kerang hijau (Perna viridis) merupakan salah satu komoditas dari kelompok shellfish yang sudah dikenal masyarakat, di samping kerang darah (Anadara sp), kijing Taiwan (Anodonta sp), dan kerang bulu. Kerang hijau adalah salah satu hewan laut yang sudah lama dikenal sebagai sumber protein hewani yang murah, kaya akan asam amino esensial (arginin, leusin, lisin). Kerang hijau mengandung daging sekitar 30% dari berat keseluruhan, yang mengandung mineral-mineral kalsium, fosfat, besi, yodium, dan tembaga. Nama-nama local kerang hijau di Indonesia antara lain kerang hijau atau kijing (Jakarta), kemudi kapal (Riau) dan kedaung (Banten).

Baca lebih lanjut

PENGOLAHAN TAPAI SINGKONG

images

Pengenalan :
Tape singkong adalah tape yang dibuat dari singkong yang difermentasi. Makanan ini populer di Jawa dan dikenal di seluruh tempat, mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur. Di Jawa Barat, tapai singkong dikenal sebagai peuyeum (bahasa Sunda).

Pembuatan tapai melibatkan umbi singkong sebagai substrat dan ragi tapai (Saccharomyces cerevisiae) yang dibalurkan pada umbi yang telah dikupas kulitnya. Ada dua teknik pembuatan yang menghasilkan tapai biasa, yang basah dan lunak, dan tapai kering, yang lebih legit dan dapat digantung tanpa mengalami kerusakan.

Baca lebih lanjut

Agroindustri Pengolahan Pangan Sari Buah dan Sirup Buah

gambar-lucu-kucing-lucu-berhelm-kulit-jeruk

Buah-buahan merupakan bahan pangan sumber vitamin. Selain buahnya yang dimakan dalam bentuk segar, daunnya juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Misalnya daun pisang untuk makanan ternak, daun pepaya untuk mengempukkan daging dan melancarkan air susu ibu (ASI) terutama daun pepaya jantan.

Warna buah cepat sekali berubah oleh pengaruh fisika misalnya sinar matahari dan pemotongan, serta pengaruh biologis (jamur) sehingga mudah menjadi busuk. Oleh karena itu pengolahan buah untuk memperpanjang masa simpannya sangat penting. Buah dapat diolah menjadi berbagai bentuk minuman anggur, sari buah dan sirup juga makanan lain seperti manisan, dodol, keripik, dan sale. seperti

Sari buah adalah cairan yang dihasilkan dari pemerasan atau penghancuran buah segar yang telah masak. Baca lebih lanjut

PENGOLAHAN SARI BUAH JUS SALAK

salak

Buah salak (Salaca edulis Reinw.) merupakan salah satu buah unggulan Kabupaten Serang yang telah memberikan sumbangan terhadap pendapatan keluarga petani. Daerah penghasil Salak di Kabupaten Serang yaitu Kecamatan Gunung Sari dan Waringin Kurung. Buah Salak Serang mempunyai rasa yang khas terutama menonjol dalam rasa Sepet. Rasa Sepet ini menjadikan orang kurang berminat untuk menikmatinya sehingga harga jualnya sangat rendah hanya mencapai Rp. 1000/kg. Sangat kerendah bila dibandingkan harga jual Salak Pondoh segar yang dapat mencapai Rp. 8000/kg. Permasalahan lain yang sering dihadapi petani dalam usahatani salak adalah jatuhnya harga jual salak ketika musim panen hingga mencapai Rp 700/kg. Hal ini semakin merugikan petani salak. Penyebab utamanya adalah produksi meningkat sedangkan permintaan tetap serta belum terbangunnya industri pengolahan di kawasan sentra produksi salak. Sistem penjualan buah salak segar ke pasar semestinya perlu dikurangi dengan melakukan diversifikasi pengolahan.

Salah satu bentuk olahan salak yang cukup sederhana dan memiliki potensi pasar yang cukup baik adalah sari buah. Pengolahan buah menjadi sari buah telah banyak dilakukan terutama untuk buah jeruk, mangga, sirsak, nenas dan lain-lain, hal ini karena pengolahan sari buah relatif mudah dilakukan dan tidak memerlukan peralatan yang mahal sehingga bisa dilakukan pada skala rumah tangga oleh kelompok tani. Berdasarkan hel tersebut, BPTP Banten melalui kegiatan FEATI dan pendampingan teknologi pada Gapoktan PUAP mengintroduksikan teknologi pengolahan Sari Buah (Jus) Salak kepada FMA Curug Makmur, Desa Curug Sulanjana, kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang. Baca lebih lanjut

PENGOLAHAN PEMBUATAN MINUMAN SARI BUAH

default

Buah-buahan merupakan bahan pangan sumber vitamin. Sebagian besar produk pertanian, khususnya buah-buahan dan sayuran lebih banyak dikonsumsi dalam bentuk segar dari pada dalam bentuk olahan. Disamping mengandung bahan-bahan seperti protein, karbohidrat dan vitamin masih cukup tinggi, juga masih mempunyai cita rasa yang segar dan menarik.

Kelebihan ini bisa kita peroleh dengan mengkonsumsi buah segar. Namun demikian kelebihan ini bisa menjadi kekurangan. Kadar air yang tinggi serta kandungan zat-zat gizi yang cukup bervariasi di dalam buah segar bisa mempermudah kerusakan buah. Akibatnya warna buah cepat sekali berubah oleh pengaruh fisika misalnya sinar matahari dan pemotongan, serta pengaruh biologis (jamur) sehingga mudah menjadi busuk. Oleh karena itu pengolahan buah untuk memperpanjang masa simpannya sangat penting. Buah dapat diolah menjadi berbagai bentuk minuman seperti anggur, sari buah dan sirup juga makanan lain seperti manisan, dodol, keripik, dan sale. Baca lebih lanjut

Pengawetan Dedak Padi dengan cara Fermentasi

indexDedak Padi
Dedak padi merupakan hasil samping penggilingan padi. Ketersediaanya sepanjang tahun berfluktuasi. Kondisi ini disebabkan karena dedak padi pada musim panen melimpah, sebaliknya pada musim kemarau berkurang. Selain itu, dedak padi tidak dapat disimpan lama. Keadaan ini disebabkan karena aktifitas enzim yang dapat menyebabkan kerusakan atau ketengikan oksidatif pada komponen minyak yang ada dalam dedak padi.

Penyimpanan dedak padi dengan cara fermentasi anaerob dapat dilakukan untuk mengatasi kerusakan dedak padi. Teknologi ini dapat memperpanjang waktu simpan dedak padi dan dapat menurunkan kandungan asam fitat dedak padi sehingga penggunaannya dapat lebih maksimal dalam ransum.

 

Baca lebih lanjut