Tips pengolahan daging kambing

Kiat Mengolah Daging Kambing

AROMA yang kurang sedap selalu menjadi masalah dalam mengolah daging kambing. Bagaimana cara menghilangkannya? Namun, sebelumnya harus membedakan dulu antara daging domba dan kambing. Pada domba, daging lebih tebal dan mengandung lemak sehingga dagingnya cepat empuk. Sedangkan daging kambing lebih kering, bertekstur keras, dan harus dimasak lebih lama.

Berikut beberapa tip mengolah daging kambing
Cara memilih :
– Kambing atau domba : pilih yang masih muda usianya sekitar 4-6 bulan, agar dagingnya tidak liat atau keras. Cirri daging yang baik memiliki warna merah segar, kenyal, seratnya lebih halus dari daging sapi dan banyak mengandung lemak. Jika membeli bagian kepala atau kaki, pilih yang sudah dibersihkan dari bulu dan kotoran.

Cara mengolah :
– Daging kambing tidak perlu dicuci sebelum diolah, karena kalu terkena air akan menimbulkan bau prengus yang kuat.
– Untuk mengurangi bau prengus, lumuri daging dengan jeruk nipis atau cuka. Kemudian diamkan beberapa saat. Atau rebus daging bersama aneka rempah seperti daun salam, daun jeruk, serai, kayu manis, dan cengkeh.
– Agar daging tidak menjadi keras setelah dimasak, solusinya sebelum diolah lumuri dengan parutan nanas atau bungkus daging dengan daun papaya dan biarkan beberapa saat.
– Kini tersedia juga meat tenderizer (bubuk papain) siap pakai untuk melunakan daging.

Bagian yang diolah :
– Kepala : Yang dimasak adalah kulit, otak, kuping, dan bagian lunak lainnya. Bagian ini sering diolah untuk gulai dan sop. Sebelum diolah kepala dibakar dulu untuk menghilangkan bulu halusnya.
– Daging : Buang lemak yang menempel. Bisa diolah untuk sate, tongseng, dank are. Karena bagian daging sudah empuk. Sedangkan daging paha belakang lebih empuk, dan sangat enak untuk dibuat menjadi tongseng dan sate.
– Iga : Bisa dimasak menjadi masakan apapun sesuai selera. Lebih nikmat bila dibakar dipanggang, gulai, tongseng, sop, dan soto.
– Kaki : Setelah dibakar untuk menghilangkan bulu halusnya, potong-potong dan rebus dengan aneka rempah sampai empuk.
– Jeroan : Rebus jeroan bersama aneka rempah berulang kali. Ganti air rebusan karena banyak mengandung lemak dan kotoran.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s