Teknologi Industri Pertanian Sebagai Teknologi Manufaktur Pertama Peradaban Umat Manusia

140px-Rice_FieldJika anda lihat gambar disamping kanan, inilah sebagai gambaran peradaban manusia yang paling lama dan masih terus dikembangkanoleh manusia hingga sekarang selain pradaban merokok. Pertanian dan kebiasan merokok merupakan salah satu peradaban kuno di dunia yang masih dipelihara keberadaannya. Akan tetapi orang sering lupa bahwa teknologi pertanian adalah awal dari semua sistem manufaktur yang ada di dunia. Mungkin saja anda bisa bingung kenapa dan mengapa. Jika dilihat dari disiplin ilmu mekanisasi atau permesinan, bisa jadi mereka meng-klaim bahwa ilmu mesin adalah awal dari Revolusi Industri di abad 18. Tidak salah juga pendapat itu, akan tetapi jika kita tinjau kembali sebuah teori ekonomi kebutuhan primer, sekunder, dan tersier untuk kebutuhan poko manusia, maka kebutuhan pokok yang utama manusia adalah makanan atau pangan.

Anda pernah mendengar seorang ilmuan yang bernama James Watt si penemu Steam engine? Yups orang ini yang mengawali atau sebagai tonggak bergulirnya sebuah jaman yang disebut Revolosi Industri.

Lalu apa hubungannya dengan teknologi pertanian? Okey mari kita lihat. Saya akan membawa anda masuk pada sebuah jaman dimana manusia masih belum memiliki apa-apa dan berprilaku primitif. Anda pernah ingat, mungkin dahulu pada saat kita masih ada dibangku sekolah dasar istilah “neolitikum” Dimana jaman ini manusia melakukan semua kegiatannya dengan panduan dan belajar dari alam ditempat tinggalnya.

Jaman ini sebenarnya awal dari sebuah teknologi manufaktur. Untuk mempertahankan dan melangsungkan kehidupannya, pada periode ini manusia mulai membuat pisau dari batu yang digunkan untuk memotong tanaman dan hewan ternak untuk dikonsumsi sehari-hari.

Pada masa ini, manusia melakukan sistem pertanian dengan lahan berpindah. Kita tahu sekarang sistem ini adalah sistem dimana sekolompok manusia melakukan pertanian dengan berpindah mencari lahan yang masih subur untuk ditanami tumbuhan. Begitu pula dengan sistem peternakan yang terjadi. Awalnya manusia melakukan sistem perburuan kemudian berkembang menjadi sebuah sistem peternakan. Semua sistem ini menjadi satu kesatuan antara pertanian, peternakan, dan sistem perikanan.

Kemudian kebutuhan manusia terus bertambah, perkembangan ilmu semakin cepat, dan laju pertumbuhan manusia cepat dengan jumlah populasi manusia yang tinggi. Apa yang terjadi? Setiap negara berekspansi ke daerah baru dengan mendirikan sistem kolonialisasi. Kalau Indonesia sistem kolonialisasi Belanda dengan adanya VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie (in Dutch)).  Tujuannya hanya satu, yaitu memperoleh bahan-bahan pokok pertanian yang laku di pasar dunia.

Akibatnya, teknologi mekanisasi pertanian terus berkembang. Inilah yang disebut dengan awal Tenologi manufaktur pertama di dunia. Bagaimana orang bisa mengolah dari biji kopi hingga bisa disajikan dalam secangkir kopi di meja kita, dan tidak juga komoditas pertanian lain yang berkaitan tamanan pangan. Hanya memang teknologi yang booming merubah sejarah industri dunia dengan ditemukannya steam engine oleh James Watt.

Mesin ini yang merubah banyak peradaban hingga kehidupan politik manusia. Munculnya faham komunispun akibat dari sebuah mesin ini. Pada saat itu semua tenaga manusia digantikan oleh mesin uap sebagai alasan untuk minimasi ongkos produksi. Padahal, teknologi yang dikembangkan dahulu kala adalah teknologi traktor untuk menggarap tanah atau lahan pertanian.

Nah jaman sekarang seharusnya Indonesia sebenarnya bergerak pada industri manufaktur pertanian. Mengenal teknologi automotif memang harus, tetapi kita akan bersaing dengan negara besar seperti Amerika, Inggris, dan Jepang. Dimana negara-negara ini adalah negara maju yang banyak memproduksi merek-merek mobil terkenal. Indonesia sebagai negara pertanian kudunya harus menguasai teknologi manufaktur pertanian, kemudian didukung dengan sistem Rantai Pasok (Supply Chain Management) untuk mendistribusikan hasil pertania dan bahan pangan sebagai jalur distribusi pemasarannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s