TANAMAN HIAS ANTHURIUM

TANAMAN HIAS ANTHURIUM

 

jmr 1

 

 

Anthurium adalah tanaman hias tropis, memiliki daya tarik tinggi sebagai penghias ruangan, karena bentuk daun dan bunganya yang indah, Anthurium yang berdaun indah adalah asli Indonesia, sedangkan yang untuk bunga potong berasal dari Eropa. Anthurium termasuk tanaman dari keluarga Araceae. Masih berkerabat dengan beberapa tanaman hias populer seperti aglaonema, philodendron, keladi hias, dan alokasia. Dalam keluarga araceae, anthurium adalah genus dengan jumlah jenis terbanyak. Diperkirakan ada sekitar 1000 jenis anggota marga anthurium.Di alam anthurium mudah tumbuh pada media batang pepohonan yang telah membusuk atau tumbuh di pepohonan dan bersifat epifit. Di dasar hutan hidup secara terestrial.Anthurium memiliki bentuk daun yang indah, unik, dan bervariasi. Umumnya berwarna hijau tua dengan urat dan tulang daun besar dan menonjol. Sehingga membuat tanaman ini tampak kokoh namun memancarkan keanggunan, terkesan mewah dan eksklusif.
Pada zaman kerajaan, anthurium banyak menjadi hiasan taman dan istana kerajaan-kerajaan di Jawa dan dianggap sebagai tanaman para raja. Saat ini, anthurium adalah tanaman hias tropis yang banyak dipelihara orang karena memiliki daya tarik tinggi.Di Indonesia tidak kurang terdapat 7 jenis anthurium, yaitu Anthurium cyrstalinum (kuping gajah), Anthurium pedatoradiatum (wali songo), Anthurium andreanum, Anthurium rafidooa, Anthurium hibridum (lidah gajah), Anthurium makrolobum dan Anthurium scherzerianum.

Taksonomi tanaman anthurium adalah sebagai berikut:
Kingdom      : Plantae (tumbuh-tumbuhan)
Divisi            : Spermatophyta (tumbuhan berbiji)
Sub-Divisi    : Angispermae (berbiji tertutup)
Kelas            : Monocotyledonae (biji berkeping satu)
Ordo            :  Aracales
Famili           : Araceae
Genus           : Anthurium
Species      : Anthurium crystallianum Lindl & Andre, Anthurium andreanum Linden.
PERBANYAKAN
Anthurium dapat diperbanyak dengan 2 cara, yaitu generatif (biji) dan vegetatif (stek).

1.Perbanyakan dengan cara generatif(biji)
Tanaman anthurium memiliki 2 macam bunga yaitu bunga jantan dan bunga betina. Bunga jantan ditandai oleh adanya benang sari, sedangkan bunga betina ditandai oleh adanya lendir. Biji diperoleh dengan menyilangkan bunga jantan dan bunga betina.Dengan menggunakan jentik, bunga sari diambil dan dioleskan sampai rata di bagian lendir pada bunga betina. Sekitar 2 bulan kemudian, bunga yang dihasilkan sudah masak, di dalamnya terdapat banyak biji anthurium. Biji-biji tersebut di kupas, dicuci sampai bersih dan diangin-anginkan, kemudian ditabur pada medium tanah halus. Persemaian ditempatkan pada kondisi lembab dan selalu disiram.

2.Perbanyakan dengan cara vegetatif (stek)
Ada 2 cara perbanyakan secara vegetatif, yaitu stek batang dan stek mata tunas. Cara perbanyakan dengan stek batang adalah memotong bagian atas tanaman (batang) dengan menyertakan 1 – 3 akar, bagian atas tanaman ‘yang telah dipotong kemudian ditanam, pada medium tumbuh yang telah disiapkan. Sebaliknya perbanyakan dengan mata tunas adalah mengambil satu mata pada cabang, kemudian menanam mata tunas pada medium tumbuh yang telah disiapkan.

RAGAM JENIS TANAMAN

1.Anthurium scherzeranium

Tinggi tanaman biasanya berkisar 60 cm. Warna merah cerah mengkilau, panjang seludang berkisar 7,5-10 cm.Umur 2 tahun mulai berbunga.
2.Anthurium andreanum

Anthurium andreanum memiliki seludang perbungaan yang darah merah dan gagang yang berubah dari oranye menjadi putih sebagai bunga jatuh tempo. Panjang seludang dapat mencapai kurang lebih 15 cm. Bunga adalah bentuk hati pasti dan daun yang panjang, jantung hijau berbentuk dan berwarna gelap. Menghasilkan pengisap baik dan bunga akan mendapatkan lebih dari 5 inci dalam ukuran sebagai tanaman dewasa. Kaumana adalah salah satu Andreanums berbunga paling produktif dan sangat populer untuk digunakan di kamar bud vas dan hotel.

3.Anthurium bakeri
Daunnya memanjang seperti pita berwarna hijau kekuningan. Seludangnya kecil berwarna hijau kekuningan dengan ujung tajam. Bunganya panjang berwarna merah cerah. Putiknya menempel pada tangkai sari seperti bercak-bercak warna merah cerah. berasal dari Kosta Rika, dengan kebiasaan jatuh, terbentuk dari gumpalan daun lanset panjang (40 hingga 100 cm).
4.Anthurium papilionensis

Warna daun hijau kekuningan, bentuknya seperti jantung, seludang bunga berwarna kuning keputihan.
5.Anthurium magnificum
Anthurium magnificum secara eksklusif ditemukan dalam (endemik) Kolombia di NW Amerika Selatan. Berdasarkan catatan lapangan koleksi aroid botani Dr Thomas B. Kroasia Ph.D., PA Kurator Schulze dari Botany dari Missouri Botanical Garden di St Louis, MO., Para petioles dari Anthurium magnificum kira-kira berbentuk segi empat (empat sisi), tetapi juga dapat berbentuk C. Para petioles, yang merupakan dukungan helai daun ini sering disebut “batang” oleh kolektor. Para petioles yang bersayap pada semua sudut dan memiliki empat sayap di kedua sisi dekat basis. Batang yang benar adalah dasar dari pabrik, bukan dukungan daun.
Pisau daun velutinous (beludru) dari Anthurium magnificum yang seperti kulit (kasar) ke hijau cukup seperti kulit dan gelap tapi mungkin bi-berwarna hijau dengan cahaya perak sepanjang urat daun utama. Pisau daun yang lemah mengkilap. Pisau secara substansial lebih pucat di bagian bawah yang juga matte. Para cataphylls (yang merupakan daun dimodifikasi yang mengelilingi setiap pisau yang baru muncul) bertahan setengah utuh sekali helai daun baru akan terbuka. Pisau daun baru kecoklatan merah anggur ketika pertama kali dikibarkan.

6.Anthurium clarinervum
Warna daun hijau seperti beludru . Tulang daun berwarna agak putih . Bentuk daun seperti jantung dengan tangkai bunga yang sangat panjang. Berseludang kuning, ujungnya runcing dan bunganya berwarna kuning kehijauan. Cocok untuk cahaya, Maret-September dari matahari tengah hari dilindungi tempat. Dari bulan Oktober sampai Februari tempat terang. Penyemprotan sering di musim panas selama musim dingin di udara, hangat kering di dalam ruangan (di atas 18 C), lebih jarang, dengan hangat (37-39 C) air, sehingga tanaman memiliki waktu untuk mengering sebelum malam tiba. Di tempat yang dingin (di bawah 18 C) tidak layak penyemprotan, karena air akan tetap secara permanen pada daun dan mempromosikan munculnya penyakit.Suhu optimal adalah 20-25 C sepanjang tahun (tidak bisa turun di bawah 15 ° C).Selama musim panas basah kuyup melimpah di rata-rata musim dingin.Treska berdaun dalam ruangan tanaman pupuk dari bulan Maret sampai September, seminggu sekali.Pilih asam substrat. Selain itu, kerucut tempat substrat dan potongan kerikil.Menanam kembali tanaman muda setiap musim semi,setiap 2-3 tahun lebih tua.

PENYIAPAN MEDIUM TUMBUH
Berdasarkan kegunaannya, medium tumbuh dibagi menjadi 2 macam, yaitu medium tumbuh untuk persemaian dan untuk tanaman dewasa. Medium tumbuh terdiri dari campuran humus, pupuk kandang dan pasir kali. Humus atau tanah hutan dan pupuk kandang yang sudah jadi di ayak dengan ukuran ayakan 1 cm, sedangkan pasir kali di ayak dengan ukuran ayakan 3 mm.Humus, pupuk kandang dan pasir kali yang telah di ayak, dicampur dengan perbandingan 5 : 5 : 2. Untuk persemaian, medium tumbuh perlu disterilkan dengan cara mengukus selama satu jam.

PENYIMPANAN POT
Untuk menanam bunga anthurium, dapat digunakan pot tanah, pot plastik atau pot straso. Pot yang paling baik adalah pot tanah karena memiliki banyak pori-pori yang dapat meresap udara dari luar pot. Apabila digunakan pot yang masih baru, pot perlu direndam dalam air selama 10 menit. Bagian bawah pot diberi pecahan genting/pot yang melengkung, kemudian di atasnya diberi pecahan batu merah setebal 1/4 tinggi pot. Medium tumbuh berupa campuran humus. pupuk kandang dan pasir kali dimasukkan dalam pot.

STRATEGI PEMELIHARAAN ANTHURIUM

Pemeliharaan dan perawatan yang harus dilakukan meliputi penyiraman, pemupukan dan membersihkan daun dari debu dan kotoran yang menempel serta memotong daun yang menguning. Di smping itu kegiatan pemeliharaan yang tidak terlupakan adalah repotting.

Repotting
Repotting merupakan kegiatan penggantian pot dan sekaligus media karena ukuran tanaman dan potnya sudah tidak sesuai lagi. Langkah-langkah repotting seperti langkah-langkah yang dilakukan pada penanaman. Namun yang perlu diperhatikan dalam repotting ini adalah memotong dan membersihkan akar-akar yang busuk dan mengatur perakaran pada media dan pot yang baru. Pengaturan perakaran ini dimaksudkan agar semua bagian akar dapat kontak langsung dengan media. Jangan sampai akar tidak menempel pada media (ada rongga antara media dan akar) karena hal ini akan menyebabkan membusuknya akar dan akibatnya tanaman akan menjadi tidak sehat.

Pengairan
Pengairan dilakukan dengan alat semprot dan dikenakan keseluruh bagian tanaman dilakukan 2-3 hari sekali dengan melihat kondisi media. Media dijaga agar tidak terlalu lembab dan tidak terlalu kering.

Pemupukan
Pupuk yang diberikan sebaiknya pupuk majemuk (N, P dan K) yang penyediaannya lambat (slow riliaze) diberikan 2-3 bulan sekali dengan dosis sesuai anjuran dan besarnya tanaman. Di samping itu juga perlu ditambahkan pupuk daun yang diberikan setipa 1-2 minggu sekali. Untuk menjaga penampilan agar daun tampil bersih dan mengkilap maka daun yang ada perlu dibersihkan dengan lap yang lembut yang telah dibasahi dengan air. Daun-daun yang telah tua dan menguning perlu dipotong.

SYARAT TUMBUH

1.Kebutuhan Cahaya
Untuk mendapatkan cahaya yang sesuai, pembudidayaan yang dilakukan pada daerah dataran rendah membutuhkan bangunan dengan atap naungan paranet 60-70%. Untuk dataran sedang menggunakan naungan paranet 50%. Sedang untuk dataran tinggi cukup digunakan atap paranet 25%.Jika cahaya terlalu banyak, daun akan menguning dan kering, sebaliknya bila cahaya kurang daun nampak lemas dan pucat, serta daun dan tangkainya cenderung memanjang.Kebutuhan Suhu.Suhu lingkungan yang optimalberkisar antara 18º-31º C. penampilan daun akan lebih mengkilap bilaman a perbedaan suhu siang dan malam tidak terlalu mencolok.Kondisi ini akan membantu membentuknya klorofil sehingga warna daun menjadi lebih hijau dan mengkilap. Untuk hal itu maka bilamana suhu siang terlalu tinggi,pada lingkungan pertanaman perluditambah kipas angina untuk menurunkan suhu.
 

2.Kebutuhan Kelembaban
Kelembaban udara yang cocok untuk pertumbuhan si raja daun ini berkisar antara 60%-80%. Bilamana kelembaban udara terlalu kering maka perlu penyemprotan air di sekitar tanaman.Sebaliknya bila terlalu lembab perlu dipasang kipas angin.

3.Sirkulasi Udara
Angin semilir akan memberikan kondisi yang baik bagi tanaman, karena dengan adanya angin yang bertiup perlahan akan membuat hawa yang sejuk. Oleh karena itu peranan kipas angin yang dipasang di lingkungan pertanaman akan berperan ganda, yakni menyejukan udara,menjaga kelembaban udara dan menjaga suhu udara.

STRATEGI PENINGKATAN PRODUKSI ANTHURIUM

1. Perbanyakan dengan kultur jaringan.
2. Penanaman biji dari anthurium dengan perlakuan yang tepat.
3. Penyambungan antara batang bawah dengan atas agar tumbuh baik karena batang atas masih

dapat tumbuh maksimal.

MORFOLOGI TANAMAN
Anthurium termasuk keluarga Araceae yang mempunyai perakaran yang banyak, batang dan daun yang kokoh,serta bunga berbentuk ekor.

Akar
Anthurium yang sehat mempunyai jumlah akar yang banyak, berwarna putih dan menyebar ke segala arah.Oleh sebab itu membutuhkan media yang porous.
Batang
Batang Anthurium tidak nampak karena terbenam di dalam media. Setelah tanaman dewasa batang ini akan membesar menjadi bonggol.

Daun
Daun Anthurium pada umumnya tebal dan kaku, bentuknya bervariasi seperti berbentuk jantung, lonjong,lancip,dan memanjang.Untuk Anthurium daun,kekompakan bentuk daun meningkatkan

nilai estetikanya.

Bunga
Anthurium mempunyai bunga berumah satu artinya dalam satu bunga terkandung sel kelamin betina dan sel kelamin jantan. Bunga terdiri dari tangkai, mahkota, dan tongkol. Semua bagian bunga tersebut menjadi satu kesatuan dan berbentuk seperti ekor, sehingga Anthurium dikenal dengan si bunga ekor. Putik dan tepung sari menempel pada tongkol. Masaknya putik dan tepung sari tidak bersamaan (dichogamaous). Pada umumnya putik masak lebih awal dibanding tepung sari.
Buah Dan Biji
Buah berbentuk bulat dan menempel pada tongkol, buah muda berwarna hijau setelah masak berwarna merah. Biji yang telah masak akan terlepas dari tongkolnya, biji inilah yang baik untuk disemai. Bibit yang dihasilkan dari biji, umumnya mempunyai sifat yang berbeda dari induknya.

HAMA PENYAKIT

Jenis serangga yang paling sering mengganggu adalah Thrips. Dengan gejala perusakan yang nampak pada seludang bunga yang salah bentuk. Hama tersebut dapat dikendalikan dengan menggunakan Decis. Sedangkan pada bagian daun biasanya terserang oleh jamur, dan dapat dikendalikan dengan menggunakan Dithane M-45 atau Daconil.
PANEN DAN PASCA PANEN ANTHURIUM

Pemanenan
Waktu panen yang paling baik adalah pada pagi hari, pukul 06.00-08.00 waktu setempat. panen bunga juga bisa dilakukan pada sore hari. Akan tetapi bunga yang telah dipotong sebaiknya diperlakukan secara khusus, yaitu pangkal tangkai bunga harus direndam di dalam air yang dicampur dengan suatu bahan nutrisi tanaman, misalnya gula (glukosa), agar bunga tidak cepat layu.
Pengumpulan Bunga yang Telah Dipotong
Bunga-bunga yang telah dipotong langsung dikumpulkan di dalam wadah (tempat bunga) yang sesuai dengan kebutuhan setiap jenis bunga. Tempat bunga tersebut hendaknya disimpan pada suatu tempat yang teduh dan aman, terhindar dari percikan air atau kotoran lainnya, sehingga bunga terjaga dari kerusakan yang dapat menurunkan kualitas bunga.

Pengangkutan ke Tempat Sortasi
Setelah selesai dikumpulkan, bunga diangkut ke tempat sortasi untuk disortir dan diseleksi. Di tempat sortasi, bila waktu untuk melakukan sortir bunga masih lama, sebaiknya pangkal tangkai bunga direndam dulu di dalam bak berisi air bersih agar bunga tidak cepat layu.

Sortasi dan Seleksi Kualitas
Bunga hasil panen diletakkan di atas meja, dipisahkan menurut jenis dan warna bunga. Bunga diperiksa/diteliti satu persatu untuk melihat kedaan bunganya, tingkat kemekaran bunga, keadaan tangkai bunga yang meliputi panjang-pendeknya, lurus-bengkoknya, besar-kecilnya, dan tegar-lemasnya (vigor),serta kebersihan daunnya.


Pengikatan/Pengelompokan Bunga (Bunching)
Pada umumnya bunga dilakukan pengikatan / pengelompokan, kecuali anthurium, anggrek, dan beberapa bunga lainnya. Bunga dan daun-daunan yang telah diseleksi dan ditentukan kriteria grading-nya, diikat dengan menggunakan tali atau karet menurut aturan jumlahnya.

Pembungkusan
Setelah diikat menurut aturan jumlahnya, bunga harus segera dibungkus dengan kertas atau plastik pembungkus sesuai dengan jenis bunga yang akan dibungkus. Pembungkusan ini bertujuan untuk menjaga agar bunga terhindar dari kerusakan (lecet-lecet) sehingga kualitas bunga tetap terjaga.

 

Penyimpanan
Penyimpanan sementara dilakukan untuk penyimpanan bunga dalam jangka waktu pendek (kurang dari 1 hari) bunga bisa disimpan pada suhu ruang dengan merendam pangkal tangkainya di dalam bak berisi air bersih. Penyimpanan untuk persediaan (stok) dilakukan untuk jangka waktu yang agak lama bunga harus disimpan di dalam ruang penyimpanan berpendingin (cold storage) dengan temperatur sekitar 50C dan kelembaban udara yang tinggi, sekitar 90%.

Pengepakan
Untuk pengiriman ke tempat penjualan, bunga harus dikemas dalam kardus/karton atau kontainer plastik yang berukuran sesuai dengan panjang maksimal bunga, sehingga bunga bisa diatur rapi dan tetap terjaga kualitasnya. Di Kebun Ciputri, dalam satu kardus berukuran 100 x 40 x 40 cm dapat diisi dengan 25 bungkus chrysant, dimana isi per bungkusnya 10 tangkai. Untuk carnation dapat digunakan kardus berukuran 80 x 40 x 20 cm, yang dapat menampung 24-30 bungkus carnation, dengan isi 10 tangkai / bungkus. Pada bidang-bidang yang berukuran 40 x 40 cm untuk kardus chrysant, dan 40 x 20 m untuk carnation diberi lubang-lubang, sebagai tempat pegangan tangan dan juga untuk ventilasi udara di dalam kardus.

 

 

Bisnis Anthurium

Ratusan juta rupiah dari helaian daun anthurium telah membuat banyak orang tergiur ikut meraup untung dari daun tanaman keluarga araceae itu. Maka tidak heran bila banyak orang terhanyut dalam mimpi dan harapan kemilau daun anthurium.Mimpi dan berharap memang tidak ada yang melarang. Sebab, hidup lebih indah itu berawal dari sebuah idealisme yang bersumber dari mimpi dan harapan indah.Akan tetapi, agar tidak terhanyut dalam mimpi dan harapan indah kosong, disarankan agar Anda menyesuaikan dengan kondisi riil yang sedang Anda sandang.
Demikian pula dengan bisnis anthurium. Ikut berbisnis anthurium memang tidak ada yang melarang. Maraknya bisnis anthurium saat ini lebih diwarnai oleh tren. Bisnis seperti itu banyak dianut oleh para spekulan. Tanpa pengalaman yang memadai dan network yang cukup, bisnis berbau spekulan seperti ini sangat riskan dan tidak dianjurkan dilakukan oleh pemula.

Bisnis berbau spekulasi seperti ini sangat mirip seperti bermain valas. Harga dan jenis anthurium yang diidolakan atau menjadi tren berubah setiap saat. Sangat cepat. Kondisi seperti itu bisa terlihat beberapa waktu lalu. Anthurium jenis hookeri dan wave of love sempat mencuat naik dengan diikuti harga yang meroket. Namun, tren ini berlangsung tidak lama. Hal ini telah banyak membuat calon pebisnis baru terkecoh dan menanggung buntung.Perubahan informasi dalam dunia bisnis anturium bisa dicermati dengan jalan membangun network yang luas. Melalui jaringan kerja, tren jenis dan harga anthurium di daerah lain atau di luar kota bisa diintai. Sehingga Anda bisa bertindak tepat untuk mengantisipasi segala sesuatu kemungkinan yang bakal terjadi.Network yang diangun akan menjadi kian jitu bila di dalam matarantai bisnis itu terlibat trend setter. Di dalam dunia bisnis anthurium, trend setter semacam ini sering disebut sebagai “Sang Penggoreng”.Pengalam menunjukkan bahwa “bendera kejayaan” anthurium tidak direbut oleh para spekulan. Namun dimiliki oleh petani tanaman hias yang selalu setia & konsisten terhadap Anthurium. Mereka tidak berpaling dari anthurium ketika tanaman ini dihargai sangat murah.Kondisi seperti itu dialami oleh Deni, petani anthuriu di kawasan Karang Anyar. “Saya sudah lalama menanam anthurium. Dulu harganya sangat murah. Saya sama sekali tidak tahu kalau harga tanamn ini bakal naik. Makanya saya saat ini merasa salah langkah. Banyak anthurium indukan yang saya lepas ketika banyak orang yang menawar dengan harga tinggi. Akibatnya saya sekarang tidak punya indukan yang bertonmgkol,” papar Deni.Pria yang memiliki usaha percetakan itu, juga tidak menggantungkan diri sepenuhnya pada bisnis anthurium. Menu pilihan lain yang dijajakan di kebunnya yaitu krisan sebagai bunga potong. Saat ini, Deni terlihat telah mengantisipasi pengembangan bisnis berikutnya. Ia mengalokasikan pendapatan dari agribisnisnya untuk membuka seuah pusat belanja tanaman hias di daerah Karangpandan Di tempat itu selain dijadikan sebagai pusat belanja juga dibangun sebuah kafe dan rumah makan. “Menu bisnis” yang lengkap seperti itu memang seharusnya dilakukan oleh seorang praktisi agribisnis.Semakin komplit “menu bisnis” yang disajikan, unit usaha tersebut akan memiliki kekebalan yang semakin bagus untuk menghadapi segala bentuk perubahan yang tidak menguntungkan. Singkatnya, ketika tren sebuah produk berlalu, seorang pengusaha masih memiliki senjata lain yang bisa diandalkan.Pilihan lain yang bisa Anda lakukan yaitu membidik keluarga araceae sebagai proyek pengundang untung Anda. Beberapa keluarga araceae terbukti telah menjadi ratu tanaman hias yang diidolakan. Mereka adalah anthurium dan aglaonema. Masih banyak keluarga areceae lain yang berpotensi dijadikan sebagai tren. Beberapa diantaranya yaitu alokasia, phylodendron dan kaladium.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s