Artikel Buah Dan Sayuran

ARTIKEL PERTANIAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA

DI SUSUN OLEH :    Nama : Lilik Chandra
Nim : 0909008595
Jurusan : TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN

pertanian organik

Mengelolah Buah dan Sayur Sebelum Dikonsumsi

Manfaat buah dan sayuran sudah dari dulu diketahui  mengandung banyak zat dan vitamin yang sangat  dibutuhkan  untuk kesehatan tubuh kita, sehingga penggunaan bahan-bahan dan sayuran herbal dipercaya mampu menjadi alternatif pengobatan tubuh secara medis dengan biaya yang lebih terjangkau karena bahannya dapat dengan mudah ditemui di sekitar kita. Sayur berwarna hijau merupakan sumber kaya karoten (provitamin A). Semakin tua warna hijaunya, maka semakin banyak kandungan karotennya. Kandungan beta karoten pada sayuran membantu memperlambat proses penuaan dini mencegah resiko penyakit kanker, meningkatkan fungsi paru-paru dan menurunkan komplikasi yang berkaitan dengan diabetes.

Sayuran yang berwarna hijau tua diantaranya adalah kangkung, daun singkong, daun katuk, daun papaya, genjer dan daun kelor. Di dalam sayuran dan buah juga terdapat vitamin yang bekerja sebagai antioksidan. Antioksidan dalam sayur dan buah bekerja dengan cara mengikat lalu menghancurkan radikal bebas dan mampu melindungi tubuh dari reaksi oksidatif yang menghasilkan racun. Alpukat, apel, blimbing, jambu, jeruk, mangga, pepaya kaya akan vitamin A. Sedangkan kecambah atau toge merupakan sumber vitamin E. buah-buahan pada umumnya kaya akan berbagai jenis mineral, diantaranya kalium (K), kalsium (Ca), Natrium (Na), dan zat besi (Fe). Buah-buahan yang kaya kalsium adalah buah salak, sawo, jeruk nipis, arbei, nangka, pala dan srikaya. Sungguh begitu banyak manfaat sayur-sayuran dan buah-buahan bagi kesehatan tubuh. Untuk itulah, tak heran jikalau semua pakar kesehatan menganjurkan kepada kita untuk mengonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan untuk menjaga kondisi tubuh.

Salah satu kelemahan buah-buahan  dan sayuran adalah mempunyai karakter yang mudah busuk. Sayangkan apabila kita sudah membeli buah tetapi belum sempat dimakan semua  sudah membusuk, berarti  buah dan sayur yang sudah busuk harus dibuang.  Sehingga  mubadzir juga menambah ongkos karena harus membeli buah dan sayur kembali.   Untuk menanggulangi keadaan tersebut ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam  menyimpan buah dan sayur agar awet dan tidak mudah busuk, selain itu dapat menjadikan buah tetap segar sehingga tetap berasa saat kita makan.   Namun jangan juga menyimpan buah-buahan atau sayurandi dalam lemari pendingin terlalu lama, hingga membuatnya tidak segar. Maka dari itu, untuk menjaga kesegaran makanan  agar tetap bisa dimakan setelah melewati beberapa waktu perlu dikelola dengan baik. Tidak semua buah atau sayuran ternyata mempunyai cara penyimpanan yang sama, sayur dan buah memerlukan teknik penyimpanan berbeda agar bisa segar dan awet lebih lama. Adapun hal-hal yang perlu dikelola dalam menyimpan sayur dan buah adalah sebagai berikut :

Jenis yang tak perlu pendinginan

Terdapat beberapa jenis buah dan sayuran yang tak perlu disimpan di lemari pendingin selama beberapa hari. Buah dan sayuran ini harus disimpan di tempat yang gelap dengan temperatur ruangan, jauhi dari sinar matahari langsung dan hawa panas.

*    Pisang : Simpan pisang di mangkuk buah untuk sekitar tiga hari pertama, kemudian masukkan ke dalam lemari pendingin.

*    Apel : Taruhlah di mangkuk buah untuk lima hari pertama kemudian baru dimasukkan ke dalam lemari pendingin.  Beberapa jenis buah, termasuk apel, mengeluarkan gas yang disebut ethylene. Gas ini membuat sayuran lebih cepat matang. Jadi, simpan buah dan sayuran secara terpisah sehingga sayuran tidak cepat matang.

*    Pisang : Agar pisang tidak cepat busuk.  Pisang matang yang disimpan dalam suhu kamar menjadi cepat busuk. Agar tahan lama, simpan pisang matang di dalam lemari pendingin. Kulit pisang memang berubah jadi coklat, tapi daging buah bertahan lebih lama.

*      Melon : Pendinginan justru dapat merusak rasa dan memperpendek usianya. Simpan jauh dari sinar matahari pada suhu dingin dan makan saat matang. Dengan begitu, buah-buahan tersebut dapat bertahan

sampai dua minggu.

*    Jeruk Bali (Chakotra) : Buah ini tahan ditempatkan di luar selama tujuh hari.

*    Plum, beri hitam, dan jenis buah berbiji keras lainnya : Ketika masih mentah, buah-buahan ini tidak perlu ditempatkan di lemari pendingin, cukup masukkan ke dalam kantong kertas cokelat. Tetapi, segera setelah mereka matang, buah-buahan tersebut harus didinginkan.

*    Bawang dan kentang : Mereka tidak memerlukan pendinginan, simpanlah di tempat yang gelap dan kering.

Selain itu   umumnya menyimpan semua buah dan sayuran di dalam lemari pendingin. Padahal buah dan sayuran tertentu justru rusak jika disimpan di dalam temperature dingin. Contohnya labu, tomat dan jeruk.

Yang memerlukan pendinginan :

  • Ubi bit, wortel, dan lobak : Potong bagian hijau atas dan simpan dalam kantung yang kering.
  • Mentimun, timun jepang dan paprika (capsicum). Tempatkan di dalam kantong plastik atau kantong khusus di lemari pendingin, mereka juga harus selalu dalam keadaan kering.
  • Sayuran berdaun:  Jenis ini butuh perhatian khusus. Bersihkan daun dan biarkan mengering. Ketika terlihat sudah kering, simpan di dalam kantong plastik atau kantong khusus di lemari pendingin.
  • Jagung: Simpan jagung dengan sabutnya untuk mencegah biji jagung menjadi kering.
  • Jamur : Simpan jamur yang belum dicuci didalam kantong kertas plastic.
  • Kacang polong : jika belum ingin digunakan segera, simpanlah kacang polong di dalam kontong plastik.
  • Simpan buah dan sayuran secara terpisah.  Kita sering menyimpan buah bersama dengan sayuran di dalam kotak crisper di dalam lemari pendingin.  Penting untuk menyimpan semua buah dan sayuran dalam kantong yang terpisah guna meningkatkan tingkat kesegaran mereka. Buah-buahan dan sayuran mengeluarkan gas etilena, gas tidak berbau, yang mempercepat pematangan buah dan sayuran lainnya di sekitar mereka dan dapat menyebabkan kerusakan dini.

 

Berikut jenis-jenis buah dan klasifikasinya :

BUDIDAYA PERTANIAN :

  1. Buah Anggur

 

1. SEJARAH SINGKAT

Anggur merupakan tanaman buah berupa perrdu yang merambat. Anggur berasal dari Armenia, tetapi budidaya anggur sudah dikembangkan di Timur Tengah sejak 4000 SM. Sedangkan teknologi pengolahan anggur menjadi wine pertama kali dikembangkan orang Mesir pada 2500 SM. Dari Mesir budidaya dan teknologi pengolahan anggur masuk ke Yunani dan menyebar ke daerah Laut Hitam sampai Spanyol, Jerman, Prancis dan Austria. Sejalan dengan perjalanan Columbus anggur dari asalnya ini mulai menyebar ke Mexico, Amerika Selatan, Afrika selatan, Asia termasuk Indonesia dan Australia. Penyebaran ini juga menjadikan Anggur punya beberapa sebutan seperti Grape di Eropa dan Amerika, orang China menyebut Putao dan di Indonesia disebut anggur.

2. JENIS TANAMAN

Anggur termasuk tanaman marga Vitis. Tidak semua jenis dari marga ini dapat dimakan, yang bisa dimakan hanya dua jenis yaitu Vitis vinifera dan Vitis labrusca.

Tanaman anggur jenis Vitis vinifera mempunyai ciri:

  1. Kulit tipis, rasa manis dan segar.
  2. Kemampuan tumbuh dari dataran rendah hingga 300 m dari permukaan laut beriklim kering.
  3. Termasuk jenis ini adalah Gros Colman, Probolinggo Biru dan Putih, Situbondo Kuning, Alphonso Lavalle dan Golden Champion.

Tanaman anggur jenis Vitis labrusca mempunya ciri:

  1. Kulit tebal, rasa masam dan kurang segar.
  2. Kemampuan tumbuh dari dataran rendah hingga 900 m dpl.
  3. Termasuk jenis ini adalah Brilliant, Delaware, Carman, Beacon dan Isabella.

Dari kedua jenis ini yang banyak dikembangkan di Indonesia dan direkomendasi oleh Departemen Pertanian sebagai jenis unggul adalah jenis Vitis vinifera dari varietas Anggur Probolinggo Biru dan Alphonso Lavalle. Namun ada juga yang dianjurkan ditanam antara lain Gross Collman, Probolinggo Putih, Isabella, Delaware, Chifung dan Australia.

3. MANFAAT TANAMAN

Anggur dimanfaatkan sebagai buah segar maupun untuk diolah sebagai jadi produk lain seperti minuman fermentasi hasil perasan anggur yang mengandung alkohol biasa disebut Wine, dikeringkan menjadi kismis dan untuk keperluan industri selai dan jeli.

4. SENTRA PENANAMAN

Di Indonesia sentra anggur terdapat di Jawa Timur (Probolinggo, Pasuruan, Situbondo), Bali dan Kupang (NTT).

5. SYARAT TUMBUH

5.1. Iklim

  1. Tanaman anggur dapat tumbuh baik di daerah dataran rendah, terutama di tepi-tepi pantai, dengan musim kemarau panjang berkisar 4-7 bulan.
  2. Angin yang terlalu kencang kurang baik bagi anggur.
  3. Curah hujan rata-rata 800 mm per tahun. Dan keadaan hujan yang terus menerus dapat merusak premordia/ bakal perbungaan yaitu tengah berlangsung serta dapat menimbulkan serangan hama dan penyakit.
  4. Sebaiknya sinar matahari yang banyak/udara kering sangat baik bagi pertumbuhan vegetatif dan pembuahannya.
  5. Suhu rata-rata maksimal siang hari 31 derajat C dan suhu rata-rata minimal malam hari 23 derajat C dengan kelembaban udara 75-80 %.

5.2. Media Tanam

  1. Tanah yang baik untuk tanaman anggur adalah mengandung pasir, lempung berpasir, subur dan gembur, banyak mengandung humus dan hara yang dibutuhkan.
  2. Derajat keasaman tanah yang cocok untuk budidaya anggur adalah 7 (netral).

5.3. Ketinggian Tempat

Anggur akan tumbuh baik bila ditanam antara 5-1000 m dpl atau di daerah dataran rendah. Perbedaan ketinggian akan mempengaruhi pertumbuhan dan

perkembangannya. Jenis Vitis vinifera menghendaki ketinggian 1-300 m dpl. Jenis Vitis labrusca menghendaki ketinggian 1-800 m dpl.

6. PEDOMAN BUDIDAYA

6.1. Pembibitan

1) Pengadaan Benih

Pengadaan benih dapat dilakukan dengan cara generatif (biji) dan vegetatif (cangkok, stek cabang, stek mata, penyambungan). Perbanyakan tanaman yang paling efektif anggur adalah dengan menggunakan stek. Bibit stek yang baik adalah :

  • a) Panjang stek sekitar 25 cm terdiri atas 2-3 ruas dan diambil dari pohon induk yang sudah berumur di atas satu tahun.
  • b) Bentuknya bulat berukuran sekitar 1 cm.
  • c) Kulitnya berwarna coklat muda dan cerah dengan bagian bawah kulit telah hijau, berair dan bebas dari noda-noda hitam.
  • d) Mata tunas sehat berukuran besar dan tampak padat. Mata tunas yang tidak sehat ukurannya kecil dan ujungnya tampak memutih seperti kapuk.

2) Teknik Penyemaian Benih

Cara generatif bibit disemai di tempat yang telah disediakan. Cara vegetatif (stek) yaitu :

  • a) Pembibitan dikerjakan dengan menyemaikan lebih dulu dalam pot /keranjang sempai kira-kira selama 5 hari
  • b) Setelah itu dipindah ke media semai berupa campuran tanah, pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan 1:1:1. Media semai ini berupa

polybag/keranjang yang lebih besar dari tempat awal.

3) Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian

  • a) Selama di persemaian selalu disiram dan jangan sampai tergenang.
  • b) Penyemaian bibit di tempat teduh dan lembab selama sekitar 2 bulan.

4) Pemindahan Bibit

  • a) Sekitar 2 bulan tersebut bibit sudah tumbuh dan berakar banyak siap untuk dipindah ke lapangan dengan memilih yang segar dan sehat kondisinya.
  • b) Penanaman dilakukan di awal musim kemarau/saat panas tertinggi.

6.2. Pengolahan Media Tanam

1) Persiapan

Persiapan yang perlu dilakukan adalah:

  • a) Menentukan lokasi penanaman.
  • b) Menentukan luas areal tanam.
  • c) Mengatur jarak tanam.
  • d) Membuat lubang tanam.
  • e) Menentukan dosis pupuk kandang yang diperlukan.

 

 

2) Pembukaan Lahan

Lahan yang digunakan dibersihkan dan tidak terlindung dari sinar matahari. Pencangkulan untuk pembuatan lubang tanam dilakukan setelah ada pengaturan jarak tanam yang sesuai dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm. Lubang dibiarkan terkena sinar matahari selama 2-4 minggu.

3) Pengapuran

Pengapuran hanya dilakukan bila pH tanah rendah/terlalu asam.

4) Pemupukan

Setelah 2-4 minggu lubang tanam diisi pupuk kandang, pasir dan tanah dengan perbandingan 2:1:1.

6.3. Teknik Penanaman

1) Penentuan Pola Tanam

Tanaman anggur merupakan tanaman monokultur. Pengaturan jarak tanam penting diperhatikan dan juga sesuai dengan larikan karena arah datangnya angin

sangat besar pengaruhnya. Jarak tanam bisa diatur dengan pola: 3 x 3 m, 4 x 4 m, 3 x 5 m, 3 x 4 m, 4 x 5 m, 4 x 5 m, 3 x 5 m dan 4 x 6 m

Jarak tanam mempengaruhi jumlah tanaman persatuan luas :

  • a) 3 x 3 m untuk 1 Ha = 1.111 pohon
  • b) 3 x 4 m untuk 1 Ha = 833 pohon
  • c) 3 x 5 m untuk 1 Ha = 666 pohon
  • d) 4 x 4 m untuk 1 Ha = 625 pohon
  • e) 4 x 5 m untuk 1 Ha = 500 pohon
  • f) 4 x 6 m untuk 1 Ha = 416 pohon

2) Pembuatan Lubang Tanam

Lubang tanam yang diperlukan berukuran 60 x 60 x 60 cm yang disesuaikan dengan jarak tanam, isi lubang berupa campuran tanah, pasir dan pupuk kandang

dengan perbandingan 1:1:1 atau 1:1:2.

3) Cara Penanaman

Penanaman bibit anggur terbaik pada saat musim kemarau, sekitar Juni dan Juli. Setiap tanaman perlu lahan 20 m² termasuk para-paranya yang harus dipersiapkan sebelum tanamannya tumbuh. Para-para ini berguna untuk merayapkan batang dan cabangnya secara mendatar pada ketinggian 2 m. Setiap tanaman juga diberi ajir bambu untuk titian setelah bibit ditanam, agar pertumbuhannya dapat menjalar ke atas menuju para-para.

6.4. Pemeliharaan Tanaman

 

1) Penyulaman dan Penjarangan

Penyulaman hanya dilakukan bila terdapat tanaman yang tidak sehat/mati. Pengontrolan dilakukan rutin bersamaan saat penyiraman karena anggur perlu perhatian kontinyu. Penjarangan buah sangat penting karena buah yang terlalu rapat justru merusak perkembangan buah dan menurunkan kualitas buah. Dalam penjarangan buah-buah yang perlu dibuang adalah:

  1. yang bertangkai panjang;
  2. tidak sempurna bentuknya;
  3. buah yang ada di sebelah dalam;
  4. buah yang terbentuk tanpa adanya persarian.

Penjarangan dilakukan dalam dua tahap, tahap satu saat umur satu bulan setelah pembungaan dan buah masih pentil, tahap dua dilakukan dua minggu setelah tahap satu dan buah sebesar biji jagung. Untuk menjaga kualitas buah, juga perlu dilakukan pembrongsongan (pembungkusan) buah. Pembungkusan dilakukan bila dalam satu dompol buah sudah ada dua atau tiga buah yang masak. Bahan yang umum dipakai bungkus adal kertas semen dan kertas koran.

About chandraolic

Nama : Lilik Chandra Ttl : Rantau Prapat-Medan follow tweet : @Chandra_Olicaca Pekerjaan : Mahasisswa di perguruan tinggi swasta UISU (universitas islam sumatera utara)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s