Jamur Kuping

Jamur memainkan peranan penting dalam sejarah kehidupan manusia sejak jaman dahulu hingga sekarang. Berbagai pemanfaatan jamur dalam kehidupan manusia diantaranya sebegai sumber pangan, obat-obatan, sumber enzim, penghasil senyawa organic, agen pengendali hama/penyakit tanaman, biofertilizer dan agen bioremediasi. Tanpa disadari apa yang kita makan seharihari berupa lauk pauk seperti capcay mungkin ada komponen yang berasal dari jamur. Demikian juga bila sakit barangkali senyawa antibiotic yang kita pakai ada kemungkinan berasal dari jamur. Jamur juga merupakan sumber vitamin antara lain thiamin, niacin, biotin dan asam askorbat. Jamur umumnya kaya akan mineral terutama phosphor, mineral lain yang dikandung di antaranya kalsium dan zat besi. 

Jamur kuping (Auricularia polytricha) adalah termasuk jamur konsumsi yang sudah lama dibudidayakan di Cina secara tradisional maupun modern. Jamur A. polytricha adalah termasuk jamur konsumsi yang bergizi tinggi dengan kadar protein 24-34% (Oei, 1996) disamping khasiat obat seperti anti mutagenic dan anti tumor. Oleh karena nilai ekonominya cukup tinggi, maka tidak mengherankan minat masyarakat untuk membudidayakan jamur ini cukup tinggi. Perkembangan produksi jamur kuping di dunia cukup pesat mencapai 80% sejak tahun 1980an.

Di samping kegunaannya sebagai salah satu bahan makanan, jamur kuping juga berfungsi sebagai bahan pengental makanan dan penetral. Orang Tionghoa sejak dulu hingga saat ini masih percaya bahwa lendir jamur kuping berkhasiat menetralkan senyawa berbahaya yang terdapat dalam makanan. Tidak heran jika ada beberapa jenis makanan yang terdiri atas banyak bahan pangan selalu ditambahkan jamur kuping. Tujuannya untuk menetralkan racun jika ada dalam salah satu bahan tadi. Jamur kuping jika disajikan dalam menu makanan sehari-hari berkhasiat melancarkan peredaran darah dalam tubuh. Dalam ilmu pengobatan tradisional Cina, jamur kuping berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Jamur kuping sangat bermanfaat bagi pengobatan jantung koroner. Jamur kuping hitam berkhasiat menurunkan kekentalan darah dan menghindari penyumbatan pembuluh darah, terutama di otak. Kekentalan darah ini dapat diatasi dengan mengonsumsi jamur kuping setiap hari sebanyak 5-10 gram. Jadi, satu kilogram jamur kuping bisa dikonsumsi dalam 100-200 hari.

 

About kurniawanadha

i'm the man

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s