vertikultur,sehat dan hijau lahan sempit

Punya halaman dan kegiatan berkebun mungkin salah satu impian. tapi, seringkali keinginan tersebut terhambat karena hidup di gang dengan lahan yang sempit. Kini ada solusi untuk mengatasi hambatan itu, namanya vertikultur.

“Vertikultur adalah menanam secara berundak, vertikal. Ini lebih menghemat tanah, area, dan juga artistik,” kata Donor Rahayu, salah satu pendiri Komunitas Halaman Organik saat ditemui di Green Festival, Kamis (1/12/2011).

Teknik vertikultur bisa dikembangkan dengan menggunakan rak, menyusun batako di pojok tembok atau lainnya. Sementara, sebagai wadah tanaman, bisa digunakan gelas plastik dari air kemasan, botol bekas sampai kemasan tetrapak.

“Banyak tanaman bisa ditumbuhkan dengan teknik ini, tidak rusak juga,” kata Donor. Untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman, bisa digunakan campuran tanah dengan kompos cacing dengan perbandingan 3:1. Pemeliharannya mudah, cukup dengan disemprot air.

Dengan teknik vertikultur, maka setiap rumah tangga bisa memproduksi sayuran organik secara mandiri. Selain itu, kesehatan juga bisa diupayakan dengan herbal yang ditumbuhkan sendiri. Rumah juga lebih indah berkat tanaman hias.

“Sayuran yang bisa ditanam misalnya caisim, selada, seledri, rosemary, dan banyak lagi. Bisa dicampur dengan tanaman hias untuk mencegah hama, misalnya sanseivera, kemuning, soka, akalipa, aglonema, dan sebagainya,” ungkap Donor.

Menumbuhkan sayuran, herbal dan tanaman hias dengan vertikultur adalah salah satu program Komunitas Halaman Organik. Komunitas ini baru saja resmi berdiri Oktober 2011 lalu. Pendiri lain komunitas ini adalAh suami Donor, Soeparwan Soeleman.

Keuntungan utama mengembangkan halaman organik adalah kesehatan. Rumah mendapat asupan makanan sehat, memiliki kegiatan yang sehat serta lingkungan yang juga sehat. Keuntungan lain adalah mendapat bahan pangan murah dan rumah yang asri serta indah.

3 thoughts on “vertikultur,sehat dan hijau lahan sempit

  1. azurarobby mengatakan:

    what does mean “menanam secara berundak”

    • halaqohdakwah mengatakan:

      Berundak berarti bertingkat, sistem pertanian berundak biasanya dipakai pada lahan dengan kemiringan tinggi alias lahan curam, bila pada kondisi normal, lahan yg terlalu miring tidak efektif utk ditanami karena selain perawatannya susah, unsur hara yg diberikan ke tanaman jg akan mudah hilang tergerus air hujan atau air penyiraman, dgn metode “memotong” sedikit lahan hingga mendapatkan lerengan yang relatif datar, maka lahan dapat ditanami selayaknya lahan normal.

  2. rio mengatakan:

    mas untuk menanam tanaman cabe rawit dengan cara vertikultur bisa ga? gimana dong caranya tahap demi tahapnya..
    kalo ada ni alamat e mail sya r_Mykel@yahoo.co.id
    tolong ya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s